URGENSI KOMPUTER DALAM MATEMATIKA


     Menempatkan pemecahan masalah sebagai pusat dan kegiatan awal dalam pembelajaran matematika akan membantu siswa dalam bereksplorasi, berkreasi, kemampuan memberikan alasan (reasoning) dan bahkan beradaptasi akan suatu perubahan. Hal ini karena mereka dibiasakan dengan berbagai masalah yang harus diselesaikan dan diberi kebebasan dalam mengungkapkan gagasan pemecahannya dan memberikan penjelasan bagaimana cara dia memecahkan masalah.
     Akhir-akhir ini pembelajaran dengan komputer memunculkan pembaharuan dalam pembelajaran matematika di mana komputer digunakan sebagai alat bantu berpikir ataumindtools. Siswa mengembangkan kerangka berpikirnya dengan bantuan komputer(Jonassen, h:3, 2000). Sebagai mindtools komputer bukan hanya jadi guru yang memaparkan suatu materi tetapi juga sebagai ”partner” intelektual, membantu siswa mengkonstruksi pengetahuannya, mendukung kemampuan eksplorasi siswa pada suatu topik tetentu, dan membantu siswa memahami keterkaitan antar konsep ( Jonassen, h:9, 2000).
     Ketrampilan melakukan perhitungan matematik memang tidak dapat diabaikan. Tetapi perlu diingat bahwa matematika tidak sekedar aritmetika (ilmu hitung). Konsep-konsep maupun teknis perhitungan seharusnya juga dipelajari dengan terlebih dulu memberikan masalah-masalah yang terkait. Masalah teknis perhitungan yang lebih rumit dapat dikerjakan oleh kalkulator ataupun komputer dengan program tertentu. Bagi siswa perlu diajarkan bagaimana menggunakan komputer untuk membantu mereka menerapkan ide-ide matematik untuk situasi masalah matematik. Dengan menggunakan komputer, siswa dapat lebih memusatkan pada pengembangan strategi pemecahan masalah. Dengan menggunakan komputer siswa dimungkinkan merepresentasikan gagasannya dalam berbagai cara, baik tulisan, gambar maupun verbal. Visualisasi dan animasi konsep matematik dengan mudah dapat dilakukan dengan memanfaatkan komputer. Dengan visualisasi dan animasi akan membantu siswa memahami konsep matematika yang abstrak dari hal-hal yang lebih kongkrit.
     Disamping itu siswa diharapkan dapat diajak mengajukan pertanyaan, membuat dugaan dan lebih jauh mengskplorasi konsep-konsep matematika. Ada banyak program komputer yang dapat digunakan sebagai media maupun alat dalam pembelajaran matematika. Dalam kategori spreadsheet, misalnya: Excel, kategori konstruksi geometri, misalnya: Wingeom, kategori pengeplot grafik, misalnya Winplotdan kategori sistem komputasi simbolik, misalnya: Maple. Keempat program ini telah dan terus dikaji dan dikembangkan di Laboratorium Pembelajaran Matematika dan Multimedia JPMIPA Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Mata Kuliah yang mendukungnya adalah “Program Aplikasi Komputer dalam Matematika dan Pembelajaran Matematika, di mana penulis sendiri yang mengampunya. Mengingat keterbatasan halaman penulisan, berikut akan dibahas program spreadsheetExcel dan program konstruksi geometri Wingeom saja.

Download artikelnya semoga bermanfaat di sini

0 komentar:

Memuat...
Loading...
Check Google Page Rank