Berikan Pendapat Anda tentang WI Berikan komentar positif dan santun demi pengembangan konten yang lebih menarik serta lebih faktual dengan berita ilmu yang bermanfaat bagi kita semua pada tahap selanjutnya, untuk partisipasi anda semua saya ucapkan Terimakasih
  • Rasa Peduli pada semua Makhluk

    Negara dan masyarakat akan sangatterjaga eksistensinya sebagai kholifah di dunia jika masing-masing individu mempunyai sikap peduli yang tinggi...

  • Berani Jujur Hebat

    Kejujuran adalah harta yang tak ternilai harganya, mahal dan istimewa . Sehingga tidak banyak orang yang memilikinya...

  • Fokus Pada Sasaran

    Untuk memperoleh hasil maksimal kita harus benar-benar focus pada satu tujuan tanpa sebuah keraguan – smart warta ilmu, cerdas berintegritas...

CERITA PILU DIBALIK KESUKSESAN SEORANG CRISTINA



Namaku Cristina Susilowati, usia 27 tahun. Dan ya, aku adalah seorang guru SD di Luxembourg dengan gaji Rp1,6 Miliar per tahun. Angin musim dingin di Luxembourg City hari ini menembus sampai ke tulang rusuk, tapi kehangatan di dalam kelas 3 SD tempatku mengajar membuat segalanya terasa lumer. Melihat anak-anak bermata biru, cokelat, dan hijau itu memanggilku "Madame Cristina" dengan aksen Prancis-Jerman yang kental, rasanya seperti mimpi yang terlalu jauh untuk seorang gadis yang dulunya hanya berlarian di jalanan berdebu di Jawa.
Banyak orang melihat angka Rp1,6 Miliar itu dan langsung berdecak kagum. "Enak banget, Cris!" kata mereka. "Kerja santai, gaji pejabat." Mereka tidak melihat malam-malam panjang di mana aku menangis sendirian di apartemen sempit seukuran kotak sepatu saat awal kedatanganku ke Eropa. Perjuanganku sampai di titik ini berdarah-darah. Luxembourg bukan negara yang ramah bagi pendatang tanpa skill bahasa dewa. Di sini, untuk menjadi guru sekolah dasar negeri, kamu tidak cukup hanya pintar bahasa Inggris. Kamu harus menguasai tiga bahasa sekaligus: Prancis, Jerman, dan Luxemburgish.
Tiga tahun pertamaku adalah neraka. Aku ingat betul rasanya ditolak puluhan sekolah. "Kualifikasi Anda belum cukup," kata mereka berulang kali. Sambil mengejar penyetaraan ijazah dan sertifikasi yang susahnya minta ampun, aku bekerja serabutan. Mulai dari baby sitter sampai pelayan restoran yang kakinya bengkak setiap pulang kerja. Aku tidur hanya 4 jam sehari. Sisanya? Belajar tata bahasa Jerman sampai kepala rasanya mau pecah, lalu lanjut menghafal kosa kata Prancis, sambil menahan lapar karena harga roti di sini mahalnya gila-gilaan buat kantong mahasiswa perantauan. Ada masa di mana aku hampir menyerah, ingin pulang saja ke Indonesia, makan nasi goreng abang-abang, dan melupakan ambisi gila ini.
Tapi, Tuhan itu maha adil. Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Saat surat penerimaan itu datang, tangan aku gemetar. Aku resmi menjadi pengajar di sistem pendidikan negara dengan gaji guru tertinggi di dunia. Saat slip gaji pertamaku turun—setara ratusan juta rupiah per bulan jika dikurskan aku tidak berteriak senang. Aku justru terdiam. Aku menatap angka itu, lalu air mataku jatuh. Bukan karena bahagia, tapi karena rasa bersalah yang menusuk dada. Pikiranku melayang pulang ke Indonesia. Aku teringat Pak Budi, guru honorerku dulu di SD. Beliau yang mengajarkanku membaca, yang sepedanya sering rantainya putus saat ke sekolah. Gajinya? Mungkin 300 ribu atau 500 ribu rupiah sebulan. Dibayar rapel tiga bulan sekali.
Aku teringat teman-teman kuliahku di jurusan pendidikan di Indonesia. Mereka orang-orang cerdas, penuh semangat, dan tulus mencintai anak-anak. Tapi sekarang? Mereka harus nyambi jualan pulsa, jadi ojek online, atau buka jasa ketik skripsi hanya untuk menyambung hidup. Gaji mereka sebagai "pahlawan tanpa tanda jasa" bahkan seringkali lebih rendah dari uang jajan anak sekolah yang mereka ajar. Di Luxembourg, guru adalah profesi yang sangat dihormati, setara dengan hakim atau dokter spesialis. Pemerintah di sini paham betul: Jika kamu ingin masa depan negara cerah, kamu harus memuliakan orang yang mendidik masa depan itu. Makanya, mereka tidak segan menggaji kami miliaran rupiah per tahun.
Sementara di tanah airku? Rasanya miris. Hatiku sakit setiap kali melihat berita guru di pedalaman yang harus menyeberang sungai deras demi mengajar, tapi di akhir bulan hanya menerima amplop tipis yang isinya cuma cukup buat beli beras seminggu. Gaji Rp1,6 Miliar ini memang mengubah hidupku. Aku bisa mengirim uang untuk orang tua, merenovasi rumah di kampung, dan travelling keliling Eropa. Tapi jauh di lubuk hatiku, ada doa yang selalu kuselipkan. Aku berharap suatu hari nanti, Indonesia bisa memandang guru-gurunya seperti Luxembourg memandang kami. Bukan hanya dipuja dengan slogan "Pahlawan", tapi dimuliakan hidupnya, dicukupi kebutuhannya, dan dihargai keringatnya. Karena aku tahu, di luar sana, ada ribuan "Cristina" lain yang berjuang di ruang kelas yang panas dan bocor, dengan perut yang mungkin setengah lapar, tapi tetap tersenyum demi anak-anak bangsa. Mereka layak mendapatkan lebih dari sekadar ucapan terima kasih.

SUMBER : https://web.whatsapp.com/  FKKS JATIM

RAHASIA ILMU HAKIKAT


Mengapa ilmu hakikat jarang dipahami? Sebab ia menuntut kejujuran yang sangat dalam. Kejujuran untuk mengakui bahwa kita tidak memiliki apa-apa selain ketergantungan mutlak kepada Allah. Maka sebelum engkau melangkah lebih jauh, dengarkan bisikan lembut ini di dalam hatimu. Ilmu hakikat tidak membuatmu lebih tinggi dari orang lain, justru membuatmu semakin merunduk. Ia tidak mengangkat derajatmu di mata manusia, tetapi menghapus keinginan untuk dinilai oleh manusia. Ia tidak memberimu gelar tetapi mencabut semua kebutuhan akan pengakuan. Jika di dalam dirimu masih ada rasa ingin terlihat istimewa, maka hakikat masih menutup pintunya. Tetapi, jika di dalam dirimu hanya ada kerinduan untuk mengenal allah apa adanya. Tanpa ingin dipuji, tanpa ingin dianggap suc, tanpa ingin disebut alim. Maka sesungguhnya engkau telah berdiri di depan gerbang yang selama ini tidak diajarkan di dunia. Karena ia hanya bisa ditemukan oleh mereka yang berani menanggalkan dunia dari hatinya.

Ada satu dinding yang paling tebal antara manusia dan tuhannya, dinding itu bernama aku. Ia tidak terlihat tetapi pengaruhnya menguasai seluruh hidup. Ia menyusup ke dalam ibadah, menyamar dalam kebaikan, bersembunyi di balik amal. Bahkan berani berdiri di tengah doa selama aku masih berdiri kokoh. Selama itu pula ilmu hakikat hanya akan menjadi cerita bukan pengalaman banyak orang merasa dekat dengan allah. Tetapi tanpa sadar masih membawa dirinya sendiri sebagai pusat. Ia beribadah agar tenang, berzikir agar kuat, berdoa agar berhasil. Semua masih berputar pada kepentingan aku. Padahal hakikat bukan tentang apa yang kita dapat, melainkan tentang apa yang kita lepaskan. Semakin kuat engkau mempertahankan dirimu semakin jauh engkau dari rahasia kehadiran-nya. Retaknya dinding keakuan biasanya dimulai dari luka dari kegagalan yang tak bisa dijelaskan dari kehilangan yang tak bisa ditawar dari kekecewaan yang tak bisa dihindari. Saat semua sandaran runtuh, saat semua rencana hancur. Saat semua harapan duniawi tak lagi mampu menopang batin. Di situlah hakikat mulai berbisik bukan dengan suara keras tetapi dengan kesunyian yang menampar.

#nasters@y2026


MENJADI PENYULUH ANTIKORUPSI PROFESIONAL | Persiapan Yang Matang Dan Terukur Dalam Beraksi



Tidak bisa dipungkiri, jika pekerjaan penyuluh antikorupsi (PAKSI) dan guru merupakan pekerjaan professional. Perlu tahapan-tahapan atau persiapan khusus sebelum melakukan aksi. Adanya pemahaman secara komprehensip tentang latar belakang persoalan yang akan diselesaiakan merupakan syarat utaanya. Biasanya PAKSI akan membuat serangkaian angket pribadi untuk dijadikan rujukan mengenai persoalan yang akan dihadapi. Pentingnya pemahaman latar belakang tersebut, tindak selanjutnya akan mempersiapkan sebuah instrument atau alat ukur yang digunakan. Bisa berbentuk presentasi, film, buku, flayer atau media lainnya. Media ini tentu berfungsi sebagai media hubung bagi PAKSI dan peserta. Tahapan-tahapan yang saya maksud antara lain yaitu (1) Observasi (pengamatan), (2) Planning (perencanaan), (3) Act (Tindakan/aksi/audiensi), (4) Assessment (penilaian) dan follow up (tindak lanjut aksi).

Observasi (pengamatan), tahapan pertama ini PAKSI memang harus jeli dan tajam untuk membuka wawasan pengetahuannya. Wawasan tesebut bisa dari pengalaman atau rujukan referensi secara autodidak. Penyuluh antikorupsi ibarat seorang researcher (peneliti) suatu masalah yang terjadi dimasyarakat. Untuk memperkuat taksiran masalah tersebut penting atau biasa, maka diperlukan daftar pertanyaan pribadi. Sementara definisi pengamatan secara bahasa adalah aktivitas terhadap suatu proses atau objek dengan maksud merasakan dan kemudian memahami pengetahuan dari sebuah fenomena berdasarkan pengetahuan dan gagasan yang sudah diketahui sebelumnya, untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk melanjutkan suatu penelitian. Wikipedia.

Planning (perencanaan), tahapan yang kedua ini membutuhkan administrasi yang cukup banyak. Mulai dari surat permohonan audiensi ke Lembaga, komunitas, ormas dan lainnya. Surat permohonan pada yang dimaksud di atas, ditulis dengan menggunakan bahasa yang baku. Surat tersebut tentunya memuat isi tentang siapa, maksud tujuan, kapan, apa dan fungsi. Penjabaran surat permohonan tersebut tentu harus dijabarkan secara lugas dan efektif. Jangan lupa untuk mencantumkan tema yang akan diangkat oleh PAKSI tersebut. Contoh tema kekinian seperti “Memperkuat Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan budaya antikorupsi” atau “Memperdalam pemahaman dampak massive korupsi pada pemuda karang taruna desa maju depan”. Apabila penyuluhan untuk anak-anak setingkat dasar dan TK maka sebaiknya menggunakan media film, broad game dan cergam. Mungkin tema yang diangkat seperti “menanamkan budi pekerti pada anak melaluhi storytelling, pemutaran film KPK dan permainan”. Tahap perencanaan ini tentu membutuhkan standar ukur yang berbeda-beda sekaligus treatment (perlakuan) yang berbeda pula. Persiapan yang umum adalah materi presentasi yang informatif serta mencari solusi issue yang lagi booming. Sasaran (assesi) yang jika dimaksud adalah siswa atas, masyarakat dan mahasiswa maka tema tersebut adalah sesuai. Mereka adalah pelaku masyarakat yang sudah mempunyai ketajaman berpikir. Jadi intinya pada kegiatan ini adalah mempersiapkan berkas yang diperlukan, terutama bahan untuk presentasi. Dokumen lainnya seperti lembar absensi dari para peserta pun juga diikutkan.

Act (aksi PAKSI), tahapan ini memerlukan pemahaman content (isi) yang akan kita sampaikan pada peserta. Jangan sampai kita belum memahami apa yang akan kita sampaikan. Jika memang diperlukan permainan, maka permainan terebut sudah harus dikuasai serta terlatih. Permainan bisa kita ciptakan sendiri atau merujuk permainan yang sudah dibuat oleh LSP KPK seperti keranjang bolong, kartu integritas, terajana, PDKT dan masih banyak lainnya. Ciptakan situasi penyuluhan yang menyenangkan untuk anak dan jangan terkesan membosankan. Batasi waktu dan upayakan tidak terlalu Panjang tanpa terukur. Waktu yang biasa saya gunakan untuk tingkatan anak-anak sampai remaja yaitu 30 menit sampai dengan 90 menit. Pengalaman yang saya alami biasanya anak merasa cepat bosan jika paparan hanya berupa tulisan yang padat merayap. Peserta akan malas membaca tampilan di layar LCD. Sehingga perlu saya gunakan trik mengatasi kejenuhan tersebut seperti: main ice breaking dan pengangkatan issue konkrit yang sering terjadi di masyarakat. Memang ada perbedaan, melakukan penyuluhan pada anak-anak dengan mahasiswa. Apabila pasar atau peserta adalah mahasiswa, maka peyuluh hanya angkat satu kejadian untuk didikusikan. Sekali lagi hindari waktu yang terlalu Panjang serta pilihkan materi menarik yang sering terjadi dilingkungan mereka, baik sisi buruk atau sisi yang baik.

Assessment (penilaian), tahapan ini kita akan melihat kekurangan atau kelebihan hasil aksi penyuluhan kita. Tahap ini juga dapat dilihat hasil dan juga dampak yang terjadi pasca penyuluhan. Tentu harapan pada tahapan ini mendapatkan skor yang baik sesuai harapan bersama. Mungkin kegiatan ini didukung dengan rubrik lembar peniaian yang akan digunakan. Sangat membantu untuk mendapatkan dampak yang dinginkan melaluhi kompetensi dasar dan tujuan yang ingin dicapai. Saya kira kegiatan ini sama dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas-kelas baik dilakukan guru atau dosen. Instrument yang akan dimunculkan, biasanya berbentuk tanya jawab 2 arah atau 3 arah sekaligus. Arah yang dimaksud antar siswa dengan siswa atau guru, siswa dengan siswa lainnya. Pertanyaan-pertanyaan yang dimunculkan hanya ingin mengetahui pemahaman materi atau kasus yang sudah disampaikan. Tentunya ini akan berkaitan pada tahap berikutnya.

Follow up (tindak lanjut), hasil dari penilian kegiatan penyuluhan tentu ada nilai lebih dan kurang. Oleh sebab itu dibutuhkan rencana tindak lanjut (RTL) untuk menentukan Langkah antisipasi selanjutnya. Kelemahan para penyuluh dan lainnya adalah minimnya pengadministrasian setiap kegiatan. Sehingga dokumentasi untuk dilaporkan di aksesku menjadi hilang dan kosong. Padahal itu untuk bahan laporan di LSP KPK menjadi bagian dari kegiatan aksi nantiya. Mungkin jika pemirsa adalah pendidik akan memahami istilah classroom action research (penelitian tindakan kelas). Tujuan utamanya adalah mencari solusi tindak lanjut apabila tahapan siklus pertama belum memenuhi target. Tindak lanjut bisa berupa kerja sama dengan pihak ketiga seperti guru BK, wali kelas, orang tua atau mencari metode pembelajaran lain. Karena bagaimanapun keberhasilan yang diinginkan tidak serta merta terlihat. Namun butuh puluhan tahun melihat dampak secara keseluruhan ketika mereka menjadi bagian dari masyarakat.

Oleh karena itu, benar-benar harus dipersiapkan segala kebutuhan secara administrasi oleh PAKSI. Agar dalam penyuluhan tersebut tidak mendapatkan kendala-kendala yang serius. Pengalaman penulis adalah selalu menggunakan media presentasi dan film untuk menyampaikan maksud dan tujuan. Namun semuanya harus dimulai dari semangat masing-masing individu sebagai basis kekuatan jiwa. Penyuluh memang banyak rintangan dan tantangannya. Contoh konkrit yang saya maksud adalah tidak semua permohonan kita beraudiensi dengan pihak lain selalu didukung. Sepuluh pengajuan pada pihak Lembaga, biasanya hanya 4 yang diterima. Dengan dalil mereka ketakutan akan di lakukan inspeksi oleh PAKSI tersebut, padahal tidak mungkin. Anggapan yang salah ini dan terkesan mendiskritkan PAKSI harus kita narasikan melaluhi beberapa media bertujuan megedukasi masyarakat. Biasanya media tersebut adalah surat pemberitahuan dari lembaga di atasnya terkait melaluhi surat khusus. Maka secara struktural langkah kita menjadi lebih mudah. Mari kita ikuti tahapan demi tahapan agar menjadi penyuluh yang professional. Amin


INDONESIA NEGARA BERDAULAT ENERGI : Stop Ekspor Energi Murah, Singapura dan Malaysia Panik



Singapura boleh, panik tapi jangan baper. Indonesia bukan lagi mesin ATM Singapura, mereka harus belajar hidup tanpa Indonesia. Selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun Singapura hidup nyaman berkat energi murah dari kita. Tapi sekarang!!! gas murah stop, listrik subsidi stop, batubara stop. Singapura pagi ini beda, lampu-lampu memang nyala tapi mesin-mesin di pabrik mati, internet lemot dan harga barang naik. sebenarnya apa yang terjadi jawabannya sederhana, Indonesia berhenti menjual energi murah ke Singapura. Iya benar!! nggak ada lagi gas murah dan nggak ada lagi listrik subsidi. Negara Singapura yang selama ini nyaman dengan pasokan Indonesia sekarang, kini kalang kabut mencari sumber lain. Sementara itu di Kartanegara presiden Prabowo Subianto duduk santai menikmati kopi.

Indonesia akhirnya sadar selama ini kita rugi besar. Selama bertahun-tahun kita kasih gas ke Singapura 160 sampai 180 miliar british thermal unit per hari. Lebih menyakitkan, harganya lebih murah dibanding harga dalam negeri. Bukan cuman itu, kita jual gas murah ke mereka tapi kalau jadi BBM kita beli dari Singapura dengan harga yang lebih mahal. Ini konyol kita yang punya sumber daya alam kita yang rugi. Sekarang Prabowo bilang cukup!! Indonesia enggak mau lagi jadi mesin ATM bagi negara lain. Selama ini kita sebagai warung kopi yang pelanggannya nyaman mereka untung kita jual murah lalu kita beli mahal. Kok bisa, karena dulu kita enggak sadar. Kita sudah punya daya tawar besar, sekarang beda Prabowo telah berubah. Singapore itu negara kecil sumber daya alam mereka hidup dari impor gas dari Indonesia 60% dari total kebutuhan mereka. Sekarang pasokan itu diputus mereka bisa cari ke Australia atau dari Qatar tapi harganya jauh lebih mahal. bisa pakai energi terbarukan? bisa tapi itu butuh waktu dan investasi besar. Jadi sekarang Singapura ke ilmuwan dunia sudah membuktikan siapa yang kuasai energi dan kuasai permainan. Lihat Rusia! begitu mereka stop gas ke eropa, ekonomi eropa langsung terguncang. sekarang Indonesia melakukan hal yang sama ke Singapura dan ini bukan cuma masalah Singapura, Malaysia juga ikut kena dampaknya. Mereka punya sumber energi sendiri tapi tetap butuh pasukan dari Indonesia.

Timor Leste baru mulai merancang kemandirian energi, sekarang harus cari cara bertahan hidup tanpa Indonesia. Artinya apa? Indonesia bukan pemain kecil di Asia Tenggara. Sekarang Indonesia adalah bos dalam politik luar negeri dan regional. Prabowo nggak cuma sekedar energi tapi juga ada energi Indonesia terbarukan yaitu biodiesel juga. Ada kelapa sawit yang mulai dikembangkan seperti etanol dari jagung dan tebu diprioritaskan. Investasi besar-besaran dari berbagai pihak, jadi sebentar lagi Singapura sibuk cari cara bertahan. Indonesia sudah melangkah ke depan dulu dari pada Singapura. Triliun Rupiah dari Indonesia kabur ke luar negeri tahun 2024, aliran dana dari Indonesia ke Singapura 4, 806 triliun setara 56% dan dari PDB Singapura ke Amerika. Sekarang Prabowo bilang hentikan devisa hasil ekspor dan harus disimpan di negara minimal 1 tahun. Artinya uang yang dulu kabur ke luar negeri sekarang tetap berputar di dalam negeri. Singapura kehilangan sumber dana besar dari Indonesia, ekonomi makin kuat makin Mandiri. Mari kita ulang lagi, Indonesia stop ekspor energi murah ke Singapura!!!. sehingga beberapa negara panik apabila Indonesia bangun energi terbarukan. Masa depan energi lebih kuat dan Indonesia kendalikan devisa uang tetap di dalam negeri. Singapura mendapatkan harga dan sumber dana besar dari Indonesia, kini enggak mau lagi jadi sapi perah. Ekonomi nasional makin mandiri dan dunia menyaksikan Indonesia menjadi kekuatan baru dalam peta Global. Indonesia yang dulu cuma pemasok negara lain, kini mengendalikan kekayaannya sendiri. sekarang pertanyaannya bukan lagi apa yang bisa Indonesia berikan ke Singapura, tapi bisakah mereka bertahan tanpa Indonesia?. Prabowo bukan cuma bicara, dia bertindak enggak mau lagi memasok. Enggak mau lagi jadi tugas service dari negeri lain tapi bisa dibayar mahal. Ini visi pemimpin sejati sehingga Indonesia bangkit itu yang terpenting.

Sekarang ini mengakhiri ketergantungan pada negara lain. Sementara Singapura sibuk mencari sumber energi baru. Indonesia malah fokus memperkuat posisinya. Jadi kalau dulu Indonesia selalu mikir apa yang bisa kita jual ke luar negeri sekarang kita tanya balik apa yang bisa kita manfaatkan sendiri untuk bangsa kita sekarang. Coba kita lihat situasi Singapore lebih dalam, ekonomi mereka sangat bergantung pada perdagangan dan jasa. Tanpa energi murah, biaya produksi mereka melonjak dan mereka kebutuhan dalam negeri agar tetap kompetitif. Sekarang mereka harus bayar lebih mahal termasuk daya saing mereka mulai menurun. Investor mulai berpikir ulang untuk berbisnis di Singapura. Dengan kata lain Singapura tersebut mereka nggak dapat Solusi membuat semakin mereka sadar kalau mereka enggak jalan sampai rusak.  Sekarang kita tinggal tanya mereka mau tetap keras kepala atau mau duduk bareng atau ikut aturan kita. Keputusan ini bukan cuma tentang hubungan Indonesia, ini juga tentang mereka. Dulu kita dianggap cuma pemasok bahan mentah murah tetapi sekarang kita jadi pemain utama dalam geopolitik energi. Investor mulai melirik Indonesia, negara-negara lain mulai berhitung ulang soal hubungan dagang. Ekonomi nasional semakin kuat karena kita nggak lagi dirugikan dan ini baru permulaan. Coba kita ulangi sekali lagi, Indonesia stop ekspor energi murah ke Singapura. Singapura panik oleh sebab Indonesia mengembangkan industri terbarukan masa depan. Energi lebih kuat di tanah air dan kini Indonesia kendalikan devisa uang. Tetapi dalam negeri Singapura, ekonomi mandiri semakin berkurang dan sekarang dia melihat Indonesia sebagai kekuatan baru. Jadi kalau ada pertanyaan kenapa Indonesia berani menggantikan ekspor energi murah? jawabannya sederhana, karena sekarang Indonesia berdaulat atas kekayaan sendiri.

Jikalau ada yang masih ragu, lihat saja siapa yang sekarang panik dan siapa yang tetap tenang. Indonesia sudah sadar kita bukan lagi kuli ditanah air sendiri. Singapura!!! dulu kita kirim gas murah, listrik murah, bahan mentah murah. Singapura tinggal terima beres. Bikin industri ekspor barang jadi lalu jual ke kita dengan harga selangit. Sekarang Indonesia stop ekspor energi murah ke negara tersebut. Singapura panik boleh, tapi jangan baper. Selama ini kita menjadi mesin ATM berjalan bagi mereka. Gas kita menghidupi listrik dan industri Singapura, batu bara kita memanaskan mesin-mesin mereka. Hasil tambang kita, mereka olah lalu jual balik ke kita dengan harga tinggi. sekarang ATM-nya ditutup untuk selamanya. Mau energi dari kita? beli dengan harga wajar. Mau sumber daya kita? diolah sendiri dong. Singapura mulai kelaparan tapi itu urusan mereka dan Indonesia nggak akan lagi menjadi kuli selamanya, menjadi agen yang murah-murah. Coba pikir sejenak!! gas kita dikirim dengan murah ke Singapura tapi kita beli lagi BBM Singapura dengan harga tinggi. Sekarang nggak ada lagi harga murah untuk orang lain tapi mahal buat sendiri. Ini bukan cuma soal bisnis tetapi ini soal harga diri bangsa. Keputusan Prabowo Ini bukan sekedar kebijakan ekonomi belaka, ini soal harga diri dan soal kedaulatan energi juga masa depan Indonesia yang lebih mandiri. Sekarang kita tanya, kenapa dulu kita selalu mengalah dan kenapa dulu kita jual murah tapi beli mahal? karena kita dulu belum sadar. Sekarang Indonesia sudah bangun dan yang harus dipahami Singapura adalah, mereka bisa panik tapi jangan baper. Karena Indonesia sudah berubah dan kita nggak akan balik lagi jadi kuli mereka. Indonesia berdaulat, Singapore terpaksa harus adaptasi. Indonesia sudah sadar kita bukan lagi mainan Singapura, kita bukan lagi jualan bahan kmiditi murah ke luar negeri tapi beli mahal harga di negeri sendiri. Sekarang Indonesia ambil kendali sementara Singapura boleh panik tapi jangan baperan. Karena itu bukan soal Indonesia mau menjatuhkan mereka, namun ini soal Indonesia yang akhirnya sadar akan kemampuannya. Selama ini, berbulan-bulan, bertahun- tahun Singapura hidupnya enak. Energi murah dari kita, tapi sekarang mencari alternatif harganya sangat lebih mahal. mereka biasanya terbarukan tapi itu butuh waktu modal besar. Sementara Indonesia, kita tetap jalan, tetap berkembang dan tetap berdaulat. Masih ingat dulu setiap kali Indonesia mau ambil keputusan strategis pasti ada yang teriak, “jangan nanti Singapura marah”. Tapi sekarang Indonesia enggak peduli lagi dengan urusan Singapura, harga listrik di sana naik bukan urusan kita. Mau ekonomi mereka terguncang bukan urusan kita dan  mereka cari pasokan lain. Silakan, toh tetap lebih mahal. Dulu kita diatur sekarang kita mengatur keputusan tentang stop ekspor energi murah. Ini bukan sekedar soal bisnis tetapi ini adalah strategi besar Indonesia tentang geopolitik, ketahanan nasional dan Indonesia tidak mau lagi menjadi sapi perah mereka. Indonesia sekarang mereka butuh kita, bukan lagi kita yang membutuhkan mereka.

sumber : Channel Brojomusti