Berikan Pendapat Anda tentang WI Berikan komentar positif dan santun demi pengembangan konten yang lebih menarik serta lebih faktual dengan berita ilmu yang bermanfaat bagi kita semua pada tahap selanjutnya, untuk partisipasi anda semua saya ucapkan Terimakasih
  • Rasa Peduli pada semua Makhluk

    Negara dan masyarakat akan sangatterjaga eksistensinya sebagai kholifah di dunia jika masing-masing individu mempunyai sikap peduli yang tinggi...

  • Berani Jujur Hebat

    Kejujuran adalah harta yang tak ternilai harganya, mahal dan istimewa . Sehingga tidak banyak orang yang memilikinya...

  • Fokus Pada Sasaran

    Untuk memperoleh hasil maksimal kita harus benar-benar focus pada satu tujuan tanpa sebuah keraguan – smart warta ilmu, cerdas berintegritas...

KETIKA SUARA BUKAN BERSUMBER DARI LIDAH


Diibaratkan dirimu telah lahir ke lapangan yang tak terbatas. Orang yang sampai di titik ini tidak lagi menuntut kehidupan berjalan sesuai keinginannya. Sebab ia telah melihat bahwa segala sesuatu sudah berada dalam kehendak allah sejak awal. Namun keheningan sejati tidak membuat seseorang menjauh dari kehidupan, justru sebaliknya ia membuatmu hadir sepenuhnya. Engkau akan bekerja, berbicara, mencinta dan melayani manusia dengan kesadaran penuh tanpa kehilangan allah dalam setiap gerak. Karena engkau tahu tidak ada lagi pemisahan antara dunia dan zikir. Setiap langkah menjadi ibadah, setiap perjumpaan menjadi pengingat. Itulah buah dari keheningan yang hidup.

Engkau tidak lagi terjebak pada bentuk ibadah tapi seluruh hidupmu menjadi zikir yang terus mengalir. Orang-orang di sekitarmu mungkin tidak mengerti, tapi mereka akan merasakan ketenangan ketika berada di dekatmu. Sebab ruh yang diam, Allah memancarkan kesejukan yang tak bisa disembunyikan. Dan akhirnya ketika keheningan telah menjadi guru engkau tak lagi membutuhkan banyak petunjuk luar. Tidak karena engkau merasa tahu, tapi karena engkau mulai mendengar suara dari dalam. Suara lembut yang sama sekali bukan milikmu. Ia membimbing, menenangka, dan menegur dengan kasih yang tak bisa dijelaskan. Suara itu bukan bisikan ego, tapi gema dari zikir sir yang telah menyatu dengan ruh. Di sanalah engkau akan memahami rahasia terdalam dari zikir bahwa seluruh perjalanan ini bukan tentang berusaha mengingat allah, tapi tentang menyadari bahwa sejak awal engkau tak pernah dilupakan olehnya. Dalam keheningan itu engkau tidak lagi mencari tuhan sebab engkau telah menjadi tempatnya berbicara.

#masters@y2026


BERHENTI UNTUK MENGEJAR DAN BIARKAN HU MEMBIMBINGNYA


Mereka menambah kesibukan, memperbanyak hiburan atau mengejar sesuatu yang baru. Berharap ruang kosong itu tertutup, namun semakin dikejar kekosongan itu justru semakin terasa. Karena sejatinya kekosongan bukan masalah yang harus dihilangkan, melainkan pesan yang harus didengarkan. Ia adalah panggilan lembut agar engkau berhenti mencari di luar dan mulai menoleh ke dalam. Allah tidak sedang menjauh darimu justru dia sedang mengosongkan hatimu dari sandaran palsu, agar dia sendiri bisa mengisinya di saat kekosongan itu diterima bukan ditolak.

Syekh Jun Nunun Almisri berkata, "Barang siapa mengenal Allah maka akan sedikit ucapannya dan banyak diamnya. Karena ia menyadari bahwa apa yang dilihatnya terlalu besar untuk dijelaskan dan terlalu suci untuk diuraikan. Kita berasal dari tanah,  berjalan di atas tanah dan akan kembali ke tanah pula. Masihkah kita mempertahankan sesuatu yang FANA? terlalu mendengar kebisingan duia? hingga melupakan panggilan "HU" itu sendiri.

#masters@y2026



TAK SEMUA BISA TERLIHAT OLEH MATA


Ada mata yang tak terlihat oleh wajah. Ada pandangan yang tak lahir dari bola mata, dan ada cahaya yang hanya bisa ditangkap oleh hati yang telah dibersihkan. Bukan semua orang yang hidup, benar benar melihat. Sebagian hanya menatap bentuk, tapi tak pernah menyentuh makna. Sebagian hanya melihat dunia tapi tak pernah menyadari dari mana ia datang dan ke mana ia diarahkan. Ilmu memandang dengan mata batin bukan untuk melihat yang gaib tapi untuk menyadari yang selama ini sudah hadir namun kita abaikan. 



BELAJAR UNTUK MELEPASKAN AGAR BISA DIRASAKAN

KEKUATAN DIAM

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dunia yang kita tinggali saat ini telah menjadi tempat yang sangat bising. Di mana setiap orang merasa harus berteriak agar didengar dan menonjolkan diri agar dianggap ada. Namun di balik keriuhan ini terdapat sebuah rahasia besar yang hanya dipahami oleh orang orang pilihan. Sebuah rahasia yang mampu mengubah kelemahan menjadi kekuatan tak tertandingi. Diam yang mereka lakukan bukanlah tanda ketidakmampuan, melainkan sebuah bentuk perlawanan paling elegan terhadap nafsu dan kesombongan. Ada sebuah janji besar dari langit, yang hanya diberikan kepada mereka yang mampu menahan lisannya dari perkataan yang tidak berguna.

Mari kita selami lebih dalam mengapa berhenti bicara justru akan membuka pintu-pintu keajaiban yang selama ini tertutup rapat dalam hidup anda. Hakikat diam sebagai bentuk ibadah tertinggi. Lidah manusia adalah anggota tubuh yang paling ringan gerakannya, namun paling besar dampaknya dalam menentukan arah nasib seseorang di akhirat kelak. Banyak orang mengira bahwa ibadah hanya terbatas pada ruku, sujud dan sedekah. Padahal menahan lisan dari hal yang sia-sia adalah inti dari ketakwaan yang sejati. Keinginan untuk selalu berkomentar dan mencampuri urusan orang lain, seringkali menjadi penghalang bagi cahaya iman untuk masuk ke dalam kalbu yang paling dalam. Ketika seseorang memilih untuk tidak berucap ia sebenarnya sedang memberikan ruang bagi jiwanya untuk melakukan perjalanan menuju sang pencipta tanpa gangguan kebisingan duniawi. Rasulullah muhammad sallallahu alaihi wasallam telah memberikan petunjuk yang sangat terang bahwa keselamatan manusia sangat bergantung pada kemampuannya menjaga apa yang ada di antara dua rahangnya.

Diam dalam konteks ini bukan berarti pasif melainkan sebuah aktivitas spiritual yang aktif untuk menyaring setiap getaran suara yang hendak keluar. Menjaga lisan merupakan tanda bahwa seseorang telah mencapai tingkat kedewasaan iman yang sangat matang. Karena ia menyadari setiap kata akan dimintai pertanggungjawaban dalam setiap huruf yang terucap. Ada malaikat yang mencatat dengan sangat teliti tanpa ada satupun yang terlewatkan dalam kitab catatan amal. Keheningan yang sengaja diciptakan oleh seorang mukmin akan menjadi perisai yang melindunginya dari api neraka yang seringkali dipicu oleh lidah yang tidak bertulang. Banyak ulama terdahulu menghabiskan waktu bertahun tahun hanya untuk melatih diri agar tidak berbicara kecuali dalam hal yang benar. Benar mendatangkan ridho allah subhanahuwataala. Mereka memahami bahwa lisan yang liar dapat menghanguskan pahala kebaikan yang telah dikumpulkan dengan susah payah selama bertahun tahun dalam sekejap saja. Dengan memilih diam seorang hamba sedang menunjukkan rasa hormatnya yang paling dalam kepada keagungan allah yang maha mendengar.