EVOLUSI PERAN PEMASARAN

Beberapa bagian perusahaan (sering kali bagian manufaktur, keuangan dan penelitian dan pengembangan) tidak senang melihat peningkatan peran pemasar yang lebih kuat akan mengancam kekuasaan mereka dalam organisasi. Sifat ancaman tersebut dapat anda lihat pada gambar di bawah ini. Mula-mula, fungsi pemasar dipandang sebagai salah satu dari beberapa fungsi bisnis yang sederajat dalam hubungan yang saling mengawasi (Gambar 1). Kemudian, kekurangan permintaan membuat pasar dapat menyatakan bahwa fungsi mereka agak lebih penting dari pada fungsi yang lain (Gambar 2). Sekelompok mendukung pemasar terus maju dan menyatakan bahwa pemasaran adalah fungsi utama dalam perusahaan karena tanpa pelanggan, perusahaan tidak aka ada. Mereka menempatkan pemasaran ditengah-tengah, dengan fungsi bisnis lain melayaninya sebagai fungsi pendukung (gambar 3). Pandangan ini kemudian menggusarkan manajer lain, yang tidak ingin bekerja untuk pemasaran. Pemasar yang lebih memehami masalah memperjelas hal ini dengan menempatkan pelanggan, bukannya pemasaran, ditengah-tengah perusahaan (Gambar 4). Mereka menajukan orientasi dimana semua fungsi bekerja sama untuk memahami, melayani, dan memuaskan pelanggan. Akhirnya beberapa pemasar enyatakan bahwa pemasaran masih perlu menempati posisi sentral dala perusahaan, jika kebutuhan pelanggan ingin dipahami secara benar dan dipuaskan secara efisien (gambar 5).


Argumentasi pemasar untuk menerima konsep pemasaran adalah sederhana.
  1. Aset perusahaan sangat kecil nilainya tanpa keberadaan pelanggan.
  2. Karena itu tugas utama perusahaan adalah menarik dan mempertahankan pelanggan.
  3. Pelanggan ditarik dengan tawaran yang lebih kompetitif dan dipertahankan dengan memberikan kepuasan
  4. Tugas pemasaran adalah mengembangkan penawaran yang lebih baik dan memberikan kepuasan pada pelanggan
  5. Kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh kinerja departemen-departemen lain
  6. Pemasaran perlu mempengaruhi departemen-departemen lain tersebut untuk bekerja sama dalam memuaskan pelanggan
Walapun demikian, pemasaran masih sering ditolak oleh banyak bagian. Penolakan ini terutama cukup kuat dalam industri yang baru pertama kali mengenal pemasaran contohnya dikantor pengacara, perguruan tinggi, rumah sakit, dan instansi pemerintah. Perguruan tinggi harus berhadapan dengan ketidakramahan staf pengajar dan rumah sakit harus berhadapan dengan ketidakramahan para dokter dan perawat; kedua kelompok tersebut sering berpendapat bahwa “memasarkan“ jasa mereka akan menurunkan derajat.

sumber : Philip Kotler jilid 1
salam pak say sing ganteng

0 komentar:

Memuat...
Loading...
Check Google Page Rank